Apa itu Bloatware? Yang Memperlambat Laptop dan Android Kamu!

Pengertian Bloatware

Apa itu bloatware? Bagi sebagian pengguna awam, istilah ini mungkin terdengar asing. Kali ini kami akan mencoba memberikan penjelasan singkat tentang hal ini agar mudah untuk dipahami dan dikenali.

Hal ini memilki makna negatif tetapi juga memegang peranan penting untuk memaksimalkan penggunaan perangkatmu agar lebih efektif dan efisien.

Bloatware adalah aplikasi ataupun software pihak ketiga yang sudah terinstall secara default (oleh pabrikan) pada perangkat.

Terkadang aplikasi ini dapat berguna, namun seringkali aplikasi ini hanya memakan ruang penyimpanan dan mengurangi performa perangkatmu.

Hal ini bisa menjadi sedikit mengganggu apabila kapasitas memory ataupun penyimpanan perangkatmu yang minim.

Menyebabkan memory cepat penuh, dan perangkat menjadi lambat atau pun lag.

Begitu juga bloatware pada laptop, terkadang ketika kamu membeli laptop baru yang sudah terinstall windows, ada beberapa software yang juga sudah ikut terinstall pada laptop tersebut (built ini apps).

Ada beberapa alasan kenapa aplikasi ini bisa ada secara default terinstall pada perangkat baru kamu. Nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yaitu syarat agar produk atau perangkat ini bisa masuk dan dipasarkan di Indonesia.

Alasan lainnya adalah kontrak atau kerjasama antara pihak produsen dengan vendor aplikasi yang terpasang pada perangkatmu.

Contoh Bloatware

Banyak merk smartphone yang juga memiliki hal negatif ini. Bloatware xiaomi, vivo, oppo, samsung dan masih banyak merk lain juga terdampak, hal ini terkadang menjadi bagian dari UI atau antarmuka mereka.

Banyak contoh aplikasi yang sudah terinstall pada smartphone seperti aplikasi berita, aplikasi screen saver, aplikasi kalkulator, aplikasi store (selain google store), aplikasi browser yang jarang selain chrome, dan ada juga aplikasi game.

Artikel Terkait  Perbedaan Chipset Mediatek Helio G Series
bloatware android

Pada intinya, apabila ada software atau aplikasi bawaan selain dari aplikasi google store atau google apps pada saat pertama kali kamu membeli smartphone, bisa di pastikan itu adalah bagian dari bloatware.

Namun kembali lagi kami ingatkan, bahwa tidak semua aplikasi bawaan ini bersifat negatif. Tergantung kamu sebagai pengguna yang menentukan apakah aplikasi tersebut bermanfaat atau tidaknya.

Bloatware pada Laptop

bloatware pada laptop

Sistem operasi yang sering terdapat aplikasi bawaan adalah Windows. Siapa yang tidak kenal Windows, dari versi lawas sampai versi windows yang terbaru.

Kali ini karena kami memiliki laptop yang menggunakan sistem operasi windows 10, maka yang kita bahas kali ini bloatware pada windows 10.

Tampilan antar muka yang lebih keren dan dinamis, pada windows 10 ini ternyata banyak terdapat bloatware-nya juga loh.

Contohnya aplikasi News, Money, Weather, Sports, Xbox app. Mengapa bisa kita katakan aplikasi atau software built in adalah bloatware?

Karena walaupun aplikasi ini terinstall dan dapat berjalan pada laptop, tapi aplikasi ini tidak terdaftar pada Programs dan Features Windows 10. Yang mana biasanya ketika mengintall aplikasi seperti office, photoshop, aplikasi ini pasti terdaftar pada Program and Features Windows.

Ada lagi pabrikan yang memang secara sengaja menyertakan aplikasi pre-install kedalam laptop produksinya. Contohnya Lenovo yang mana ketika kita membeli laptop tersebut, sudah terdapat aplikasi bawaan Lenovo’s Superfish.

Jadi kamu sudah tau kan gimana ciri-ciri dari bloatware tersebut. Apabila aplikasi tersebut tidak kamu butuhkan, kamu bisa membuangnya.

Tapi jika kamu membutuhkannnya dan tidak terlalu membebani perangkatmu, kamu bisa saja membiarkannya.

Jenis-jenis Bloatware pada Laptop

Seperti yang sudah kami ulas, ada beberapa bloatware yang terdapat pada laptop. Terutama bagi pengguna windows 10. Sebagai contoh ketika kamu membeli laptop, kamu akan langsung memiliki aplikasi terpasang seperti Spotify, Power DVD, Avast, VLC, FoxitReader, dan banyak aplikasi lain yang bukan dari Microsoft.

Artikel Terkait  Kode Rahasia Xiaomi Yang Wajib Kamu Ketahui!

Lah kok bisa? seperti yang sudah kami jelaskan, terkadang produsen memiliki kerjasama dengan vendor aplikasi yang sudah terpasang (built in) pada merk laptop yang kamu beli.

Alasan simplenya, banyak pengguna yang awam dan tidak kenal dengan aplikasi selain dari Microsoft. Itulah sebabnya si vendor aplikasi melakukan kerjasama dengan produsen laptop tersebut, dengan harapan aplikasinya bisa digunakan oleh User dari brand laptop tersebut.

Dampak Bloatware pada Laptop

Seperti mata pisau, aplikasi bawaan ini memiliki dampak negatif dan positif. Dampak negatifnya adalah bloatware dapat memperlambat kinerja laptop dan menguras baterai karena berjalan di latar belakang.

Selain itu, beberapa bloatware juga dapat membahayakan keamanan perangkat dengan mengakses data pribadi pengguna.

Namun, ada juga dampak positif dari bloatware ini. Seperti ada beberapa software pihak ketiga yang disertakan dapat berguna bagi pengguna, seperti software multimedia atau antivirus.

Namun, kembali lagi kepada anda, jika anda merasa tidak membutuhkan software tersebut, sebaiknya dihapus untuk mengoptimalkan kinerja laptop.

Jadi, sebaiknya pilih laptop dengan software murni milik Microsoft atau hapus bloatware yang tidak diperlukan untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.

Kesimpulan

Bloatware sering dijumpai pada berbagai perangkat baik itu laptop ataupun smartphone. Terutama smartphone yang berbasis OS android. Banyak pihak yang menilai bahwa bloatware ini memiliki sisi negatif.

Bloatware bisa membuat performa dari perangkat baik itu laptop ataupun smartphone menjadi berkurang, dengan alasan penggunaan resource yang berlebih, background processing, dan juga aplikasi yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Tapi ada juga sebagian orang yang menilai bahwa Bloatware ini juga menguntungkan, karena terkadang aplikasi yang terpasang membantu si pengguna dari perangkat tersebut.

Artikel Terkait  Lokasi Penyimpanan File Telegram Di Smartphone

Demikian artikel ini kami tulis, dengan harapan banyak teman-teman tekno yang terbantu dan tercerahkan.

Komentar